Cara Install Windows di Notebook


 Cara Install Windows di Notebook

Install Windows di Notebook, pakai Flash Disk.
Pertama kita harus membuat Flashdisk tersebut dikenali sebagai BootDisk terlebih dulu. Satu hal yang juga krusial adalah BIOS di Notebook yang akan kita install harus mendukung Booting melalui Flash Disk.

Berikut adalah daftar kelengkapan yang harus anda butuhkan:
  1. Sebuah PC dengan CD-ROM (untuk melakukan proses persiapan dan transfer file)
  2. CD Installer Windows XP atau Vista atau Windows 7
  3. Download software pendukung
    a. USB_PREP8 bisa di download Disini atau usb_prep8.zip (198 KB)
    b. PeToUSB bisa di download Disini atau PeToUSB.zip (133 KB)
  4. Flash Disk dengan kapasitas minimal 1GB
Setelah Download, silahkan Extract file-file tersebut.
  1. Copy file PeToUSB.exe ke dalam folder USB_prep8.
  2. Jalankan file usb_prep8.cmd dengan cara dobel klik. File tersebut berada di dalam folder USB_Prep8. Catatan: Jika PC anda menggunakan Windows XP2, ada kemungkinan anda perlu Unblock file tersebut agar bisa berjalan. Caranya: klik kanan → PropertiesUnblock
  3. Nanti akan muncul jendela command prompt.
  4. Tekan Enter, dan muncul jendela PeToUSB.exe.
  5. Biarkan semua setting dalam kondisi default (kecuali jika Anda ingin mengganti label drive) dan tekan Start. Ini akan menformat Flash Disk anda, jadi pastikan tidak ada file penting di Flash Disk tersebut.
  6. Setelah proses selesai, sebaiknya Jangan tutup jendela PeToUSB. Biarkan terbuka.
  7. Buka command prompt (caranye klik Start → Run... → cmd). Pada panel command prompt, masuk ke folder di mana file bootsect.exe tersimpan. Caranya, ketik “cd namafolder”. Sebagai contoh, karena file bootsect.exe saya berada di dalam folder bootsect yang berada di download, saya mengetik “cd download” lalu “cd bootsect” (keduanya tanpa tanda petik).
  8. Jika bootsect.exe sudah ketemu, ketik “bootsect.exe /nt52 X:” (tanpa tanda petik). Catatan: X: menunjukkan Drive untuk Flash Disk anda, jadi cari tahu dulu nama drive-nya. Pada kasus saya, nama drive adalah G sehingga perintahnya menjadi “bootsect.exe /nt52 G:”
  9. Jika langkah 9 dilakukan dengan benar, akan muncul pesan “Bootcode was successfully updated on all targeted volumes”. Tutup jendela command tersebut dan jendela PeToUSB. catatan: Jangan menutup jendela USB_Prep8. Jendela USB_Prep8 harus tetap terbuka.
  10. Ketika Anda menutup jendela PeToUSB, di jendela USB_Prep8 secara otomatis akan muncul pilihan menu, jika tidak coba tekan Enter.
  11. Saatnya memilih parameter settingan yang digunakan yaitu :
    • Menu 1: memilih drive tempat Windows XP (atau CD-ROM Anda). Caranya ketik 1 lalu ENTER, nanti akan keluar Explorer untuk memilih drive. Pilih nama drive (di PC saya adalah D).
    • Menu 2: memilih Virtual TempDrive, atau drive virtual di harddisk PC Anda sebagai tempat menyimpan data sementara (sebelum dipindahkan ke flash disk). Pilih drive yang tidak ada di PC Anda, misalkan drive T.
    • Menu 3: untuk memilih drive flash disk Anda. Ketik 3 lalu ENTER dan masukkan drive tempat Flashdisk Anda, contoh kasus saya adalah G.
    • Menu 4: menu ini untuk menjalankan proses selanjutnya. Jika sudah menjalankan menu 1 sampai 3, Anda langsung jalankan menu 4 ini.
  12. Nanti akan muncul pop-up window yang akan langsung menghapus drive sementara (yang kita lakukan di menu 2). Tekan Yes.
  13. Setelah itu, proses transfer file installer Windows berjalan. Ada dua proses terjadi di sini. Pertama proses transfer file dari CD-ROM ke harddisk, dan kedua dari harddisk ke flash disk. Lamanya proses tergantung kecepatan CD-ROM maupun flash disknya, dan dalam kasus saya sekitar 45 menit s.d 1 jam.
  14. Setelah itu, kita tinggal colokin flash disk tersebut ke Netbook yang akan kita install, dan atur prioritas booting ke flash disk. Ketika dinyalakan, ada dua pilihan yang tersedia. Pilih pilihan nomor 1(TXT Mode Setup Windows XP).
Setelah itu, proses instalasi berjalan seperti biasa, termasuk melakukan proses Booting ulang. Tidak ada yang perlu anda lakukan di sini, cukup tunggu sampai proses instalasi selesai. Yang perlu diperhatikan adalah Flash Disk tidak boleh dicabut sampai proses selesai (sudah masuk Windows). (Ingat space drive tempat kita buat drive virtual harus besar).

Selamat mencoba